Bupati Al Farlaky Tepis Isu Perselingkuhan Yang Menyeret Namanya
IDI | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky, secara tegas membantah isu perselingkuhan yang menyeret namanya dan dinilai telah mengganggu kenyamanan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Dubai Caffe pada Kamis (30/4), yang dihadiri sejumlah awak media serta perwakilan Komite Peralihan Aceh (KPA) dari seluruh wilayah Kabupaten Aceh Timur.
Dalam keterangannya, Iskandar menyebutkan bahwa sebenarnya konferensi pers ini tidak perlu dilakukan. Namun, karena isu yang beredar semakin luas di tengah masyarakat, ia merasa perlu memberikan klarifikasi secara langsung.
“Awalnya konferensi pers ini tidak perlu dilaksanakan. Namun karena isu sudah menyebar luas, maka kami perlu menyampaikan klarifikasi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sejumlah akun di platform TikTok yang diduga menyebarkan informasi tersebut. Menurutnya, akun-akun tersebut telah dilaporkan ke Polda Aceh, dan sebagian lainnya akan dilaporkan ke Polres Aceh Timur.
“Kami sudah melaporkan beberapa akun TikTok ke Polda Aceh, dan akun lainnya juga akan dilaporkan ke Polres Aceh Timur,” tegasnya.
Lebih lanjut, Al Farlaky menilai bahwa isu yang beredar tidak hanya merugikan dirinya secara pribadi, tetapi juga berdampak pada ketenangan masyarakat, terutama mereka yang tengah fokus pada upaya pemulihan pascabanjir di wilayah Aceh Timur.
Ia menyebut isu tersebut sebagai hoaks sekaligus bentuk pembunuhan karakter. Iskandar mengungkapkan bahwa dirinya juga pernah menghadapi isu miring saat menjabat sebagai anggota DPRA.
“Isu hoaks ini merupakan pembunuhan karakter. Saat menjadi DPRA juga pernah diisukan hal yang tidak benar. Ini mungkin bagian dari dinamika kehidupan yang harus kami hadapi bersama keluarga,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta tetap menjaga kondusivitas daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.(Red)
