Cahaya bambu berbahan bakar minyak tanah tersebut tampak mengepung jalanan desa, menciptakan pemandangan estetis sekaligus kental dengan nuansa tradisi islami. Peserta berjalan kaki sambil mengumandangkan takbir, menambah kesakralan momentum kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa.
Keuchik Gampong Lhok Panjoe, Zakaria, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menghidupkan syiar Islam di malam lebaran.
"Kegiatan ini kami laksanakan untuk menyemarakkan malam Idul Fitri. Alhamdulillah, sambutan masyarakat sangat hangat dan mereka begitu antusias menyaksikan iring-iringan ini dari depan rumah masing-masing," ujar Zakaria kepada media.
Antusiasme warga tidak hanya datang dari para peserta, tetapi juga dari masyarakat yang menyaksikan di bahu jalan untuk melihat kemeriahan pawai. Tradisi ini dinilai menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memberikan kegembiraan tersendiri bagi generasi muda di Gampong tersebut.
Acara berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah pengawasan perangkat gampong, memastikan perayaan malam kemenangan di Lhok Panjoe tetap khidmat dan aman.(*)



