/> Baitul Mal Aceh Timur Terima Zakat Karyawan Bank Aceh Syariah Cabang Idi.

Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Iklan

 


Baitul Mal Aceh Timur Terima Zakat Karyawan Bank Aceh Syariah Cabang Idi.

Muksalmina
Thursday, 19 March 2026
Last Updated 2026-03-18T17:18:28Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


IDI RAYEUK
- Di tengah dinamika ekonomi modern, yang kerap diukur dari angka pertumbuhan dan keuntungan, nilai-nilai keadilan sosial dalam Islam, tetap menemukan relevansinya melalui instrumen zakat. 


Prinsip inilah yang terus dijaga oleh Bank Aceh Syariah Cabang Idi, Kabupaten Aceh Timur. Sebagai wujud komitmen terhadap tanggung jawab sosial berbasis syariah, Bank Aceh Syariah Cabang Idi menyerahkan zakat karyawan tahun 2026 sebesar Rp 46.500.000, kepada Badan Baitul Mal Aceh Timur.Selasa (17/3/2026).


Penyerahan dilakukan langsung oleh Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Idi Rayeuk Samsul Bahri di dampingi oleh kasi umum Indra Kesuma beserta staf umum yang di terima oleh kepala sekretariat Baitul mal Aceh Timur Edi Mursal.


Penyaluran zakat melalui lembaga resmi pengelola zakat ini, merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilakukan Bank Aceh Syariah, sebagai bagian dari komitmen menjalankan prinsip ekonomi Islam secara utuh, tidak hanya dalam transaksi keuangan, tetapi juga dalam dimensi sosial.


Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Idi Samsul Bahri mengatakan, zakat karyawan yang dihimpun dari penghasilan para pegawai, merupakan kewajiban syariat bagi muslim yang telah mencapai nisab.


Namun lebih dari sekadar kewajiban ritual, zakat menurutnya memiliki makna strategis, dalam membangun sistem ekonomi yang lebih berkeadilan. “Dalam konsep ekonomi Islam, zakat adalah instrumen distribusi kekayaan, yang dirancang untuk menjaga keseimbangan sosial. Ia memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,”ujar Samsul Bahri 


Ia menegaskan, sebagai lembaga keuangan yang beroperasi dengan prinsip syariah, Bank Aceh tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral, untuk memperkuat nilai-nilai kemaslahatan umat.


“Perbankan syariah harus menjadi bagian dari solusi sosial. Ketika zakat dikelola dengan baik melalui lembaga seperti Baitul Mal, maka ia tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat,”ujarnya.


Menurut Samsul, praktik penyaluran zakat oleh institusi keuangan syariah, merupakan bentuk integrasi antara nilai spiritual dan tata kelola ekonomi modern. “Zakat adalah mekanisme penyucian harta sekaligus penguatan solidaritas sosial. Di dalamnya terdapat filosofi bahwa kesejahteraan tidak boleh bersifat eksklusif, melainkan harus memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.


Masih lanjutnya juga mengatakan dengan disalurkan zakat ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima, serta menjadi bagian dari upaya kolektif mengurangi kesenjangan sosial.


“Semoga zakat ini menjadi amal yang mensucikan harta para muzakki sekaligus menghadirkan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.


Ketua Badan Baitul Mal Tgk . Ibrahim melalui kepala sekretariat Edi Mursal menyampaikan apresiasi atas konsistensi Bank Aceh Syariah Cabang Idi,  dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi pengelola zakat daerah.


Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kesadaran kelembagaan yang kuat, dalam menguatkan peran zakat sebagai pilar penting pembangunan sosial dalam masyarakat.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Samsul Bahri beserta seluruh karyawan dan karyawati Bank Aceh Cabang Idi, yang konsisten menunaikan zakatnya melalui Baitul Mal. Ini adalah bentuk kepercayaan sekaligus dukungan, terhadap sistem pengelolaan zakat yang terstruktur dan akuntabel,” ujarnya.


Edi menegaskan, zakat yang diterima akan disalurkan kepada para mustahik, sesuai dengan ketentuan syariat serta program-program pemberdayaan yang telah disusun oleh Baitul Mal. “Zakat ini akan disalurkan kepada penerima manfaat, sesuai ketentuan syariah dan program kemaslahatan yang telah ditetapkan, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.


Langkah yang dilakukan Bank Aceh Syariah Cabang Idi tersebut, dinilai dapat menjadi contoh praktik baik bagi institusi keuangan lainnya, dalam menguatkan fungsi sosial ekonomi Islam.


Di tengah tantangan ketimpangan ekonomi global, zakat tetap menjadi instrumen yang relevan, bukan hanya sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai fondasi etika ekonomi, yang menempatkan keadilan sosial sebagai tujuan utama pembangunan.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl