IDI – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Peusada Cabang Lhok Nibong memastikan bahwa proses pengolahan air bersih kini telah kembali beroperasi. Sebelumnya, distribusi air sempat terhenti total akibat tingkat kekeruhan air baku yang ekstrem di sungai, yang tidak memungkinkan untuk diolah secara teknis.
Direktur Perumdam Tirta Peusada, Iskandar, SH, menyampaikan bahwa saat ini kondisi air baku sudah mulai stabil sehingga Sistem Pengolahan Air (SPA) dapat kembali difungsikan.
Pihak teknis di lapangan saat ini tengah melakukan langkah-langkah percepatan untuk memastikan air sampai ke pelanggan di titik terjauh. Beberapa poin utama pemulihan meliputi, pembersihan Bak penampungan 3 dan 4 sedang dalam proses backwash (pencucian ulang) dan pengisian kembali.
Untuk saat ini, air hasil olahan dilaporkan sudah memenuhi standar dan siap didistribusikan. Jika tidak ada kendala pada kualitas air baku, faktor alam, pasokan listrik PLN, maupun kerusakan teknis pada instalasi SPAM, diprediksi layanan akan normal sepenuhnya dalam 2 hari ke depan.
Gangguan ini sempat berdampak pada terhentinya distribusi air bersih bagi kurang lebih 12.000 pelanggan dengan kapasitas produksi mencapai 120 liter/detik.
Meliputi tujuh wilayah di Kabupaten Aceh, Kecamatan Madat, Pante Bidari, Sebagian Simpang Ulim, Julok, Bagok, Idi Cut, hingga Kuta Lawah di Kecamatan Idi Rayeuk.
"Alhamdulillah air sudah jadi (terolah). Kami berupaya semaksimal mungkin agar distribusi ke jaringan pipa ujung segera normal kembali," ujar Iskandar, Rabu (03/04/2026).
Pihak manajemen Perumdam Tirta Peusada memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau pelanggan untuk menghemat penggunaan air selama masa pengisian pipa berlangsung.(Red)

Social Plugin