
Ilustrasi
IDI – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Peusada Cabang Lhok Nibong terpaksa menghentikan sementara operasional Sistem Pengolahan Air (SPA). Langkah ini diambil menyusul kondisi air baku dari sungai yang mengalami kekeruhan ekstrem sehingga tidak memungkinkan untuk diolah.
Kondisi ini berdampak langsung pada terhentinya distribusi air bersih kepada sekitar 12.000 pelanggan yang tersebar di tujuh wilayah di Kabupaten Aceh Timur.
Wilayah yang mengalami penghentian distribusi meliputi Kecamatan Madat, Pante Bidari, Sebagian Simpang Ulim, Julok, Bagok, Idi Cut, hingga Kuta Lawah di Kecamatan Idi Rayeuk.
Direktur Utama Perumdam Tirta Peusada, Iskandar, SH, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Rabu (01/04/2026)
Ia menjelaskan bahwa penghentian operasional ini merupakan langkah teknis yang terpaksa diambil demi menjaga kualitas air dan keamanan alat pengolahan.
"Kami memohon maaf atas kendala ini. Setelah kondisi air sungai kembali normal dan memungkinkan untuk diproses, akan segera kami olah kembali agar pasokan air ke rumah pelanggan kembali lancar," ujar Iskandar.


