ACEH TIMUR- Pemilihan Keuchik Gampong Paya Dua di Kecamatan Peudawa, Aceh Timur, yang berlangsung di halaman Meunasah Setempat sukses digelar dengan suasana yang aman, tertib, dan demokratis. Seluruh tahapan, mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara, berjalan lancar di bawah pengawasan ketat Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) serta disaksikan langsung oleh warga setempat. Kamis (29/01/2026)
Hasil akhir rekapitulasi menunjukkan persaingan yang sangat sengit antara dua kandidat. Ibrahim, yang akrab disapa Sultan Ibrahim, berhasil terpilih kembali untuk memimpin Gampong Paya Dua periode 2026–2032. Ia menang tipis dengan total perolehan 470 suara, hanya selisih 4 suara dari pesaingnya, Jamalul Hidayat, yang memperoleh 456 suara.
Data dari dua TPS yang tersedia memperlihatkan dinamika dukungan warga yang cukup merata. Di TPS 1, Ibrahim unggul dengan 249 suara berbanding 229 suara. Namun, di TPS 2, Jamalul Hidayat sempat memimpin tipis dengan 227 suara sementara Ibrahim mendapatkan 221 suara. Secara keseluruhan, terdapat 478 suara sah dan 5 suara dinyatakan gugur dari total 483 pemilih yang hadir.
Ketua P2K, Amri, menegaskan bahwa seluruh proses penghitungan dilakukan secara terbuka dan transparan guna menjamin keadilan bagi setiap calon. Transparansi ini didukung oleh kehadiran saksi dari masing-masing pihak serta pengawalan dari pihak keamanan, sehingga hasil pemilihan dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa ada kendala berarti.
Usai ditetapkan sebagai pemenang, Ibrahim keuchik Sultan sapaannya menyampaikan apresiasinya kepada warga atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ia mengimbau masyarakat untuk melupakan perbedaan pilihan politik dan bersatu kembali demi kemajuan desa. Ia berkomitmen untuk melanjutkan program pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Gampong Paya Dua selama masa jabatan barunya.(Red)



